Apa Itu Vaksin Gotong Royong Covid

Written by Downtown on July 1, 2020 in Efek vaksinasi covid with no comments.

Adapun tahap awal vaksinasi ini merupakan langkah tepat dan layak diapresiasi. Harus diingat, perlu waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi sehingga siapa pun yang sudah vaksinasi tidak boleh meninggalkan protokol kesehatan , sampai pandemi dinyatakan berakhir. Tetap pakai masker yang benar, jaga jarak hindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan. Istri Gubernur Bali itu mengatakan PKK sebagai mitra pemerintah dalam menyukseskan program pemerintah, sepakat untuk lebih mengintesifkan kegiatan sosialisasi terhadap program vaksinasi massal yang dicanangkan Pemprov Bali. Pelayanan vaksinasi Gotong-Royong ini harus dilakukan di fasilitas pelayanan klesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan.

Layanan yang dimaksudkan, yakni Layanan Peduli Lindungi melalui aplikasi dan situs web resminya. Kami akan memberikan rekomendasi layanan dan profil perawat sesuai dengan kebutuhan pasien. Kemudian Anda dapat menentukan pilihan sesuai rekomendasi yang kami berikan. Layanan pemerikasaan untuk mendeteksi virus SARS-Cov-2 secara cepat dan akurat. Pendampingan Isolasi Mandiri bagi pasien Positif Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang selama 10 hari. Layanan meliputi telekonsultasi dengan dokter, pemberian vitamin, dokter dan perawat go to, juga SWAB PCR Test yang dilakukan di rumah.

Tingkat keamanan dan efektivitas vaksin tersebut untuk anak-anak belum diketahui. Oleh karena itu, kelompok usia anak-anak belum bisa mendapatkan vaksin corona. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan vaksin corona, di antaranya berusia di atas 18 tahun, tidak sedang menderita infeksi akut, dan jika memiliki kondisi komorbid, tubuh sedang berada dalam kondisi yang stabil. “Kami ingin memberi pemahaman ke masyarakat tentang pentingnya vaksin agar bisa keluar dari pandemi COVID-19 sekaligus menyukseskan program pemerintah dalam upaya vaksinasi ini,” ucapnya.

Diawali dari SW yang merupakan agen properti dari perumahan dan bertugas mengumpulkan masyarakat yang hendak divaksin. Verifikasi bagi sasaran yang tidak melakukan registrasi ulang akan dilakukan oleh Babinsa/Babinkamtibmas dengan melibatkan lurah, kepala dusun, ketua RT/RW, serta puskesmas setempat. “Jika 30 menit telah selesai dan tidak ada tanda-tanda KIPI , penerima vaksin dipersilakan untuk pulang dan datang kembali guna mendapatkan penyuntikan dosis kedua,” ucapnya. “Pemeriksaan ini meliputi suhu tubuh dan tekanan darah, lalu setelah proses screening selesai dilakukan, petugas menginput information hasil screening tersebut ke aplikasi Pcare vaksinasi menggunakan HP/komputer/laptop,” tutur Dyna Maharani. Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 ini mengatur pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Berbagai faktor, seperti obat-obatan yang diminum, penyakit kronis yang diderita, usia, cara penyimpanan vaksin, dan prosedur penyuntikan, turut menentukan efektivitas vaksin dalam mencegah penyakit.

Sementara itu, sukarelawan di Turki adalah tenaga kesehatan dan masyarakat umum. Sedangkan, di Indonesia, seluruh sukarelawan adalah masyarakat umum yang risiko tertularnya relatif rendah dibandingkan tenaga kesehatan. Efikasi vaksin pun terukur lebih rendah dibandingkan dengan sukarelawan yang berasal dari kelompok tenaga kesehatan, seperti di Brasil dan Turki. Jika kelompok plasebo disiplin menerapkan protokol kesehatan, penurunan kasus Covid-19 antara kelompok yang divaksin dan kelompok plasebo tidak akan berbeda jauh. Penentuan jumlah sasaran per kelompok penerima vaksin dilakukan melalui pertimbangan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Penetapan jumlah sasaran per kelompok penerima vaksin untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan menjadi dasar dalam penentuan alokasi serta distribusi vaksin dan logistik vaksinasi dengan juga mempertimbangkan cadangan sesuai kebutuhan.

“Jika tidak memungkinkan untuk menginput data langsung ke dalam aplikasi , maka hasil screening dicatat dalam format screening untuk kemudian diinput ke dalam aplikasi setelah tersedia koneksi internet,” jelas Dyna. Vaksin COVID-19 di Indonesia akan didistribukan melalui Biofarma ke Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten, dan kota. Proses vaksinasi ini akan dilakukan bertahap sampai semua masyarakat Indonesia bisa mendapatkannya. Pendistribusian vaksin, peralatan pendukung, dan logistik lainnya harus dilakukan dan dikelola sesuai dengan prosedur yang ditetapkan untuk menjamin kualitas yang baik.

Lalu pada 14 Januari 2021 dilanjutkan untuk kelompok pertama yang diprioritaskan mendapat vaksinasi. Ibarat menaruh telur, Indonesia perlu menaruh telur bukan pada satu-dua keranjang. Jika vaksin Inisiatif COVAX tidak ada yang sukses untuk digunakan pada manusia, Indonesia tidak kehilangan banyak duit. Rasa-rasanya, pesan ethical “teliti sebelum membeli” tak pernah usang, termasuk dalam situasi darurat seperti saat ini. Trengginas itu perlu dan bagus tetapi jangan sampai tersandung dan jadi kasus.

Cara mendapatkan vaksin covid

Bagi kelompok prioritas yang akan mendapat vaksinasi gratis, perlu memperhatikan cara mendapatkan vaksin COVID-19 sesuai Juknis dengan melakukan registrasi. Total ada 6 kelompok prioritas penerima vaksin, untuk yang pertama adalah paramedis, TNI, Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik sebanyak 3,4 juta orang dengan total kebutuhan 6,9 juta dosis. Seterusnya vaksin Covid-19 akan didistribusikan ke fasilitas pelayanan kesehatan baik puskesmas maupun rumah sakit.

Jika terjadi KIPI, petugas akan melakukan tatalaksana KIPI dan mengisi formulir pelaporan KIPI. Jika terjadi syok anafilactic, akan dilakukan tindakan sesuai SOP shock anafilactic oleh tenaga kesehatan. Di hadapan Menteri Johnny, Sanitarian Puskesmas Jurang Mangu, Dyna Fairuz Maharani menjelaskan beberapa tahapan yang harus dilalui oleh calon penerima vaksinasi. Ia menyebut, untuk tahapan pertama, penerima vaksinasi datang ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Untuk biaya, Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan kalau vaksin virus corona akan gratis. Selain efikasi, pertanyaan terkait vaksin Covid-19 adalah efektivitasnya.

Masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin virus corona diminta tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Dalam sosialisasi beberapa waktu lalu, dr Nadia menjelaskan bahwa Kemenkes memang membuka mekanisme vaksinasi massal melalui organisasi atau instansi yang bekerja sama dengan kemenkes maupun dinas kesehatan. Organisasi atau instansi tersebut akan menentukan sendiri jadwal serta lokasi vaksinasi untuk lansia. “Calon penerima vaksin akan menerima SMS notifikasi karena kita mengintegrasikan satu data untuk vaksinasi ini. Informasi satu information ini akan mencatat barcode dari jenis vaksin yang akan didapatkan setiap orang,” jelasnya. Perusahaan Jerman CureVac juga telah mendapat izin dari otoritas Jerman, dan siap melakukan uji klinis vaksin virus corona. Bulan Juni ini perusahaan dari kota Tübingen itu akan menguji calon vaksinnya pada 168 relawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *