Bio Farma Kembangkan Plasma Darah Untuk Penyembuhan Covid

Hal ini tentu sangat berbahaya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit perdarahan atau gangguan pembekuan darah seperti jantung koroner atau tromboemboli. Dia memaparkan, tercatat whole 18 orang yang berstatus terkonfirmasi positif wabah virus corona (Covid-19) telah diterapi menggunakan energi antivirus ini. Hasilnya 17 orang dinyatakan negatif dalam waktu 3 hari setelah pertama kali diterapi. Obat Antibodi Diuji Coba untuk Cegah Covid-19 Produksi vaksin Covid-19 yang aman dan efektif tidak bisa cepat. Karena itu sejumlah perusahaan farmasi mencari jalan pintas, menguji coba obat antibodi virus corona yang memberi kekebalan instan walau temporer. Sejauh ini diketahui, degree virus corona dalam hidung dan tenggorokan punya korelasi dengan beratnya gejala infeksi Covid-19.

Penyakit ini dapat datang secara tiba-tiba atau bertahap selama beberapa minggu. Suplemen kesehatan yang satu ini dilengkapi dengan kandungan vitamin B dan vitamin C di dalamnya. Di mana kedua kandungan tersebut dapat meningkatkan daya tubuh yang kami miliki.

Konsultan kesehatan masyarakat dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives dr. Nurul Nadia Luntungan menjelaskan, Covid-19 hampir sama seperti virus flu lainnya, yang dapat sembuh dengan sendirinya. Jakarta – Induk holding farmasi badan usaha milik negara , PT Bio Farma akan mengembangkan plasma darah pasien COVID-19 yang telah pulih sebagai salah satu metode untuk penyembuhan pasien COVID-19. Jika pasien Covid-19 memiliki penyakit penyerta, maka obatnya pun disesuaikan. Jadi pasien tetap diberikan obat penyerta saat mereka terkena Covid-19. “Obat untuk pengatasan gejala umumnya termasuk golongan obat bebas terbatas yang dapat diperoleh tanpa resep dokter. Namun pemilihannya harus disesuaikan dengan kondisi pasien, misal ada kontraindikasi atau tidak,” jelasnya.

Namun, itu berguna untuk mencegah kematian bagi pengidap virus tersebut. Sementara untuk penerima donor jelas Dyah adalah pasien-pasien terkonfirmasi positif COvid-19 dengan gejala sedang dan berat. Jadi gejala sedang itu ada panasnya, hidung tersumbat, diare dan hilang penciuman serta ada infeksi paru-paru atau pneumonia.

Penyembuhan Covid

Hal yang sama juga dilakukan untuk obat lain yang juga diduga memiliki potensi mengatasi Covid-19, yaitu Avigan®. Avigan® merupakan nama dagang untuk obat Favipiravir yang memiliki kemampuan membunuh virus Influenza. Sebuah uji klinik pada 236 orang dewasa menunjukkan potensi penggunaan Favipiravir untuk mengatasi Covid-19 .

Uji in vitro adalah uji dengan menggunakan sel makhluk hidup dan virus yang dilakukan di luar tubuh hewan atau manusia. Untuk memastikan khasiat dan keamanan penggunaan Klorokuin pada manusia, tentu uji yang dilakukan secara in vitro tidaklah cukup sehingga perlu didukung juga oleh uji klinik. Uji klinik adalah studi yang dilakukan pada subyek relawan manusia untuk mengevaluasi suatu tindakan/intervensi klinis, misalnya efek pemberian obat pada suatu jenis penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *