#caritauvaksin

Sehingga, terdapat kemungkinan orang terinfeksi beberapa saat sebelum atau sesudah vaksinasi hingga mengalami sakit. Tetapi, tubuh membutuhkan waktu beberapa pekah untuk menghasilkan dua sel tersebut. Andani mengatakan ketika virus baru masuk usai divaksin, sel memori dalam akan mengingat mekanisme dalam sistem pertahanan tubuh. Di fase awal, antibodi akan terbentuk dan bertahan selama empat sampai enam bulan. Yang perlu ditekankan juga adalah, dibutuhkan waktu agar tubuh kita bisa membentuk antibodi.

Saat banyak orang di dalam masyarakat divaksinasi, patogen akan sulit menyebar karena sebagian besar yang dijangkitinya sudah kebal. Jadi, semakin banyak orang yang divaksinasi, semakin kecil risiko orang yang tidak bisa dilindungi oleh vaksin terpapar patogen-patogen merugikan. Sebagai perbandingan, vaksin Moderna dan Pfizer termasuk jenis vaksin mRNA. Ini berarti bagian dari kode genetik virus corona disuntikkan ke dalam tubuh, memicu tubuh untuk mulai membuat protein virus, tetapi tidak seluruh virus, yang cukup untuk melatih sistem kekebalan untuk menyerang. Selanjutnya, setelah sel imunitas tubuh mengenal komponen tersebut, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan antibodi yang spesifik untuk melawan virus Corona.

Dalam hal ini, vaksin bekerja dengan membuat infeksi dalam skala kecil yang tidak menyebabkan penyakit yang sebenarnya. Proses serupa memang terjadi ketika tubuh menghadapi patogen yang sebenarnya, tetapi vaksin menghindarkan individu dari bahaya penyakit. Menurutnya, teknik mRNA bekerja merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali sel kanker dan kemudian menyerangnya.

Cara kerja vaksin covid

virus corona, antibodi dan sel T akan segera mengenalinya dan mematikan virus tersebut. Kemudian disusul sejumlah pejabat, tokoh agama, organisasi profesi serta perwakilan masyarakat turut mengikuti vaksinasi. Untuk mempermudah pemahaman, dokter Tirta menganalogikan sistem antibodi di dalam tubuh manusia ibarat tentara yang berjaga. Sebagian besar efek samping tersebut akan terjadi dalam tiga hari pertama setelah vaksinasi dan hanya berlangsung dalam satu hingga dua hari. Penerima vaksin akan dipantau selama 15 menit setelah mendapatkan vaksin untuk melihat apakah ada reaksi langsung.

Jika masyarakat masih ragu dengan alasan agama, Niam mengingatkan akan fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi atau Vaksinasi. Dalam fatwa itu, MUI menetapkan vaksinasi sebagai salah satu mekanisme preventif dan tidak bertentangan degan ketentuan syariat. Dream- Majelis Ulama Indonesia meminta masyarakat untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi Covid-19. Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *