Ingin Ikut Vaksinasi Covid

Ketiga, vaksin gotong royong hanya boleh dibeli oleh korporasi untuk diberikan free of charge ke karyawan dan keluarganya. Selain itu, pengadaan vaksin Covid-19 di Indonesia hanya boleh dilakukan oleh PT Bio Farma. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mencegah pemalsuan vaksin dan kebocoran. Bagi Fathor, selain dapat menambah imun tubuh, mengikuti dua kegiatan vaksinasi dapat menambah keyakinan melakukan perlawanan pencegahan penyakit yang diakibatkan oleh virus yang muncul di Wuhan, China tersebut.

Dalam gelombang pertama pendaftaran program vaksin gotong royong yang diakomodasi Kadin, setidaknya terdapat 6.644 perusahaan yang telah menyatakan keikutsertaan. Proses vaksinasi sendiri diharapkan dapat dimulai pada April menyusul kedatangan vaksin mandiri pertama yang diperkirakan tiba pada Maret tahun ini. Persetujuan, alokasi vaksin, serta jadwal vaksinasi akan diberikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan, sebelum vaksinasi dilaksanakan.

Nantinya, penyelenggara vaksin tersebut dapat dilakukan badan usaha penyedia yang ditunjuk pemerintah. Meski jadi alternatif bagi masyarakat namun penyelenggaraan vaksinasi mandiri masih menimbulkan polemik sehubungan dengan transparansi penunjukan badan usaha atau swasta yang menjadi penyelenggara. Indonesia akan menerima setidaknya dua juta dosis vaksin virus corona yang diproduksi oleh Sinopharm China untuk digunakan dalam skema vaksinasi mandiri.

Bahkan telah ditetapkan kriteria penerima Vaksin Covid-19 yang didahulukan. Rencananya swasta akan menggunakan vaksin alternatif dari yang saat ini digunakan dan pemerintah sedang menyiapkan regulasi. Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kamis (25/2), mengatakan vaksin China National Pharmaceutical Group akan menjadi bagian dari vaksinasi skema swasta. “Jadi, mohon ditunggu saja karena memang kita belum membuat kebijakan mengenai vaksin gotong royong. Semua masih dalam proses internal game slot online dan berdiskusi dengan berbagai kementerian dan lembaga,” tuturnya. Seperti dilansir Pikiranrakyat-Tasikmalaya.com dari PMJNews, Siti Nadia Tarmizi menyatakan jika Perpres tentang vaksinasi Covid-19 mandiriditujukan untuk memperbaiki beberapa pengaturan.

Berdasarkan hasil pembahasan sebelumnya di DPR, kata Melki, pemerintah dan DPR sepakat menjeda pembahasan vaksinasi mandiri, setidaknya hingga vaksinasi gratis pemerintah digulirkan. Untuk saat ini, tahapan pertama vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Indonesia telah resmi dimulai. Untuk mempercepat program vaksinasi di seluruh daerah di Indonesia, pemerintah akan memberdayakan seluruh fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang ada. Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki sekitar 30 ribu vasinator, 10 ribu puskesmas, dan tiga ribu rumah sakit yang dapat digerakkan untuk mempercepat vaksinasi.

Cara Vaksin Covid Mandiri

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Jokowi mengatakan vaksinasi COVID-19 adalah salah satu kunci untuk mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia. Bagi mereka yang sudah melakukan vaksinasi akan mendapatkan sertifikat.

Pelaksanaan vaksin Covid-19 akan dilakukan setelah mendapat konfirmasi dari pemerintah bahwa rumah sakit swasta diizinkan untuk melakukan vaksinasi. JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketua Badan Pengawas Obat-Obatan dan Makanan Penny Lukito mengatakan vaksin Covid-19 AstraZeneca tak akan digunakan untuk vaksinasi mandiri atau program Vaksinasi Gotong Royong. Pada tahapan awal, ada empat tahap yang harus dilalui masyarakat dengan vaksin mandiri. Dimulai dari distribusi vaksin, lalu pendaftaran vaksin, layanan vaksinasi, dan reporting dan integration. Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia mengklasifikasikan jenis vaksinasi Covid-19 menjadi dua, yaitu vaksin mandiri atau dibayar menggunakan uang pribadi dan vaksin bantuan pemerintah yang dibayar menggunakan dana dari pemerintah. BANDUNG, iNews.id – Jika Anda lansia atau memiliki keluarga lansia yang belum terdaftar pada program vaksinasi, ada baiknya Anda melakukan pendaftaran secara mandiri.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku, dirinya banyak menerima pesan dari para pengusaha dan konglomerat yang dulunya menjadi nasabahnya saat menjabat di perusahaan perbankan. Menurut Rosan, minat besar untuk berpartisipasi ditunjukkan khususnya perusahaan-perusahaan padat karya dan perusahaan yang berada di zona merah. Antusias juga ditunjukkan dengan banyaknya perusahaan dari sektor perbankan, manufaktur, tekstil, logistik dan sektor lainnya yang sudah mendaftar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *