Ini Langkah Pendaftaran Vaksinasi Covid

Lansia termasuk yang didahulukan atau menjadi prioritas karena memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi deadly. Pilihan pertama vaksinasi akan diselenggarakan di fasilitas kesehatan masyarakat baik di Puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah dan swasta. Orang lanjut usia menjadi salah satu prioritas pemberian vaksinasi covid-19 di Indonesia. Sebelum melakukan vaksinasi covid-19, lansia dianjurkan untuk memeriksakan kondisi tubuhnya terlebih dahulu.

Mengalami kesulitan berjalan kira-kira one hundred sampai 200 meter, atau penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun. Jika telah mendapatkan vaksin, lansia harus menunggu 30 menit di dalam mobil untuk observasi. Sebelum vaksin, lansia akan menjalani pemeriksaan skrining sesuai protokol Kemenkes guna memastikan kelayakan untuk mendapatkan vaksin Sinovac. Lansia yang tidak lolos skrining ini tidak boleh mendapatkan vaksin Sinovac. Adapun contoh organisasi dan institusi yang dapat menyelenggarakan vaksinasi, misalnya, organisasi untuk para pensiunan ASN, Pepabri, atau Veteran Republik Indonesia.

Vaksin bagi lansia

Kemudian mekanisme kedua adalah Kemenkes bekerja sama dengan instansi, organisasi keagamaan, dan organisasi masyarakat. Pekan depan sebagian wilayah sudah bisa mulai vaksinasi ini,” terang dr. Siti Nadia. Kondisi berbeda, kata perempuan yang memiliki gelar dokter gigi ini, terjadi pada hari pertama vaksinasi dimulai. Dalam video tersebut, masyarakat lanjut usia yang hendak divaksin terlihat mengantre hingga di luar space rumah sakit.

Jika dilihat angka mutlaknya relatif kecil, hanya sekitar 600 ribu warga yang mendapat vaksinasi. “NU sudah siap membantu sosialisasi vaksin, termasuk kami juga bisa mendampingi, dengan usulan kami bisa ada at some point care companies. Dengan tujuan agar lansia yang divaksinasi bisa selesai dalam satu hari,” ujar dr. Makky Zamzami. Pemberian vaksin sinovac ini adalah jenis vaksin in-aktif , yaitu virus atau bakteri yang dimatikan dengan suhu panas atau bahan kimia dan perlu dilakukan pengulangan seperti halnya vaksin flu. Vaksin membentuk antibodi sekaligus merupakan suatu zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh pada suatu penyakit. Zat atau senyawa ini merupakan suatu penyakit yang sudah dilemahkan atau dimatikan.

Jika sudah berumur diatas 90 tahun maka sudah masuk kategori tereliminasi. Menurutnya jika jawaban ‘ya’ lebih dari dua, maka lansia tersebut belum layak untuk divaksin. Mengacu dari angka kematian akibat Covid-19 pada umumnya terjadi pada kelompok usia lanjut , maka kelompok populasi ini turut menjadi prioritas untuk memperoleh hak akses vaksin yang sama. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Dokter Sherrvy Eva Wijayaningrum M. Biomed, Sp.PD., dari Siloam Hospitals Jember menjelaskan dalam penerapan vaksinasi, perlu dilakukan beberapa tahap pemeriksaan dan riwayat penyakit sebelumnya. Menurut Avy, antrean disebabkan karena masyarakat lanjut usia tersebut belum paham cara mendaftar vaksinasi secara online sehingga terjadi antrean yang mengular. Penduduk lanjut usia itu langsung mendatangi RSUD Kembangan dengan membawa KTP untuk mendaftar program vaksinasi Covid-19.

Bupati menambahkan jika 12.000 dosis vaksin tahap kedua yang datang Rabu (3/three/2021) itu sekaligus untuk menyisir yang masih tersisa seperti, nakes dengan komorbid, periode kedua ASN, TNI, POLRI yang belum terpenuhi. “Sejauh ini untuk lansia diprioritaskan karena risiko bagi lansia yang terpapar Covid-19 lebih tinggi dibandingkan selain dari tenaga kesehatan,” ungkap Bupati. Warga Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Rusminah , menjadi warga lansia pertama yang menerima vaksin Covid-19 di RSUD Tanjung Priok, Sabtu 20 Februari 2021. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi lansia di RSUD Pademangan, Jalan Budi Mulia, Pademangan Barat, Jakut, sempat mengalami kendala di hari pertama.

Artinya apabila tubuh lansia terpapar virus, respon tubuh dalam membentuk antibodi terjadi lebih lama daripada usia produktif. Melalui riset yang telah dilakukan, maka Kemenkes menerbitkan peraturan khusus bagi lansia, yakni suntikan booster dilakukan setelah 28 hari suntikan pertama,” ujarnya. Peserta yang telah disuntik vaksin dosis pertama di lokasi Sentra Vaksinasi Bersama BUMN diharapkan kembali melakukan vaksinasi untuk dosis kedua di lokasi yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *