Kenali, 6 Cara Kerja Vaksin Sinovac Lawan Virus Corona

Sinovac mengklaim mampu memproduksi 300 juta dosis setahun di pabrik produksi seluas 20 ribu meter persegi yang baru dibangun. Sinovac sudah dikenal pada tahun 2003 saat jadi perusahaan pertama di dunia yang mengembangkan vaksin eksperimental untuk wabah virus korona lainnya – sindrom pernapasan akut yang parah, atau SARS. Vaksin Sinovac bekerja dengan cara membentuk kekebalan tubuh dengan memasukkan virus mati.

Cara kerja vaksin covid

Vaksin membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengaktifkan respons tubuh terhadap penyakit tertentu. Setelah divaksinasi, sistem kekebalan tubuh ini dapat merespons infeksi virus corona yang hidup dalam tubuh kita. Apabila cocok dengan salah satu protein pada sel, Sel T menjadi aktif dan menjadikan sel kekebalan lain untuk merespons vaksin.

Penggunaan mRNA berarti bahwa sebagian materi genetik COVID-19 akan diinjeksikan ke dalam tubuh yang kemudian akan merangsang pembentukan antibodi. Prof Luo Dahai dari Nanyang Technological University memberikan pernyataan bahwa teknik sintesis vaksin yang dilakukan oleh Sinovac ini telah sukses diaplikasikan untuk penyakit seperti rabies. Kelebihan lain yang dimiliki oleh vaksin Sinovac merupakan suhu penyimpanan yang berada pada rentang 2 – eight derajat Celcius, memudahkan proses transportasi vaksin bagi negara dengan iklim yang lebih hangat. Vaksin Johnson & Johnson merupakan vaksin yang dapat membantu mencegah penularan virus corona dalam sekali suntikan. Penggunaan ini memicu reaksi sistem imun yang membuat Anda kebal terhadap serangan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Jika banyak orang yang melakukan vaksinasi akan membuat virus dan bakteri kehilangan inang untuk tinggal dan berkembang biak sehingga membuat virus atau bakteri tersebut mati dan dapat menghentikan penyebarannya.

Bila antigen penyakit COVID-19 menyerang kembali, maka akan muncul reaksi imunitas yang kuat dari tubuh. Di dalam vaksin terdapat berbagai produk biologi, dan bagian dari virus atau bakteri, maupun virus atau bakteri yang sudah dilemahkan. Nah, produk inilah yang berguna untuk merangsang munculnya antibodi atau kekebalan tubuh. Selain itu, sel B juga memungkinkan sistem antibodi untuk mengingat virus vaksin demi mengantisipasi apabila tubuh terinfeksi virus yang sama dikemudian hari. Jika fragmen cocok dengan salah satu protein permukaannya, sel T menjadi aktif dan membantu merekrut sel kekebalan lain untuk merespons vaksin. Para peneliti lalu mengambil virus yang tidak aktif tersebut dan mencampurkannya dengan senyawa berbasis aluminium yang disebut adjuvan.

Vaksin bekerja dengan memanfaatkan respons alami tubuh terhadap infeksi patogen, baik bakteri, virus, maupun jamur. Saat patogen menginfeksi tubuh, sistem imunitas tubuh akan membentuk antibodi untuk melawan patogen. Oleh karena itu, terdapat ribuan jenis antibodi di dalam tubuh yang terbentuk berdasarkan antigen patogen yang menyerang. Tiap antibodi tersebut terlatih untuk mengingat setiap antigen secara spesifik.

Pasalnya, seperti dijelaskan di atas, mikroba dalam vaksin adalah bentuk yang sudah lemah atau mati sehingga tak akan menyebabkan penyakit itu sendiri di dalam tubuh manusia. Badan kesehatan PBB mendesak Rusia untuk mengikuti pedoman vaksin yang telah ditetapkan sebelum diluncurkan. Sesuai dengan WHO, enam kandidat vaksin saat ini sedang dalam tahap uji klinis tahap akhir.

Sel T dalam tubuh membantu mendeteksi fragmen tersebut yang apabila cocok dengan salah satu protein pada sel, sel T menjadi aktif dan menjadikan sel kekebalan lain untuk merespons vaksin. Para peneliti memulai dengan mengambil sampel dari pasien virus Corona di China untuk membuat vaksin Sinovac. Vaksin ini bekerja untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga antibodi dapat melawan virus Corona SARS-CoV-2. Setelah divaksinasi, sistem kekebalan tubuh memiliki sel khusus yang disebut sel B yang mungkin menyimpan informasi tentang virus corona selama bertahun-tahun atau bahkan beberapa dekade. Sinovac Biotech Ltd. yang berbasis di Beijing, sebuah perusahaan dengan rekam jejak medis yang kuat tetapi sejarah perusahaan yang bergejolak, memulai uji coba vaksin ‘CoronaVac’ tahap akhir pada bulan Juli. Cara kerja vaksin tersebut didasarkan pada versi tidak aktif dari novel virus korona untuk mengajarkan sistem kekebalan manusia agar mengenali dan menghancurkan virus yang asli.

Partikel yang dimaksud tidak dapat berkembang biak,” kata Gintsburg seperti dilansir Times Now News. Pulse Secure menunjuk ECS Indo Jaya sebagai distributor dan memiliki hak untuk mendistribusikan Pulse Connect Secure . Menteri Kesehatan Matt Hancock memuji dua tim tersebut dan mengatakan Inggris akan “memberikan semua yang kami punya” untuk mengembangkan vaksin. Nantinya, akan dilakukan uji coba skala besar dengan melibatkan sekitar 5.000 sukarelawan tanpa batasan usia. Akan jadi masalah kalau misalnya jumlah kasus di Inggris turun dengan drastis, karena datanya akan tidak memadai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *