Mekanisme Vaksin Mandiri Segera Diputuskan

“Dibukanya akses vaksinasi mandiri akan mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk memenuhi kebutuhan biaya vaksinasi,” kata Rosan, Kamis (14/1/2021). Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Rosan P. Roeslani mengusulkan pemerintah untuk memberikan akses vaksin Covid-19 secara mandiri kepada pengusaha swasta. Lantas, pertanyaannya adalah apakah masyarakat umum termasuk pengusaha swasta bisa mengakses vaksin secara mandiri?

Perlu diingat, selama tubuh Anda melawan infeksi virus ini, Anda tetap dapat menularkan virus ini meskipun anda masih merasa sehat. Tahap isolasi diri sangat penting untuk mencegah anda menularkan COVID-19 ke orang lain, termasuk kelompok yang rentan dan cenderung fatal bila terinfeksi COVID-19. Tim Data KawalCOVID19.id menemukan bahwa semakin banyak orang yang diisolasi tiap satu kasus positif berpengaruh kuat untuk menekan jumlah kasus dan tingkat kematian. Berbagai studi juga memberikan rasio orang terinfeksi COVID-19 tanpa gejala yang beragam (bahkan setinggi 80%!). Orang dapat terinfeksi tanpa menunjukkan gejala, namun tetap dapat menyebarkannya ke orang lain. Jika kita tidak melakukan upaya pencegahan berupa menghindari keramaian, jumlah orang terinfeksi akan meledak dan fasilitas layanan kesehatan akan kewalahan sehingga banyak kasus akan tidak tertangani.

Jika saat skrining kesehatan, kamu mengalami demam atau suhu tubuh diatas 37,5 derajat Celsius, maka vaksinasi akan ditunda. Kamu akan diminta untuk melakukan pemeriksaan terkait gejala yang dialami dan mengunjungi pos kesehatan yang sama. Jika penyebabnya bukan COVID-19 dan suhu sudah kembali regular, maka vaksinasi bisa dilakukan dengan melakukan skrining terlebih dahulu. Tidak hanya menjalankan protokol kesehatan serta menghindari kerumunan, salah satu pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi corona adalah vaksinasi. Diharapkan pada Maret 2022, seluruh masyarakat telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 untuk membantu mengatasi bahkan memutus kasus COVID-19.

Solopos.com, SOLO– Koran Solopos Hari Ini edisi Senin (29/3/2021) mengulas tentang uji keberanian pemerintah. Solopos.com, MAKASSAR — Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bergerak cepat dengan menggerebek sejumlah lokasi yang diduga terkait aksi bom bunuh diri di Makassar. Polisi masih mencari pelaku lain dalam aksi terorisme di depan Gereja Katedral Kota Makassar tersebut. Solopos.com, VANCOUVER — Insiden penikaman menewaskan satu wanita dan enam orang di pinggiran Vancourver. Tersangka dalam kejadian itu dijerat dengan dakwaan pembunuhan oleh Otoritas Kanada.

Program ini akan dijalankan bersamaan dengan program inokulasi nasional. Kamar Dagang dan Industri Indonesia menyatakan saat ini tengah menghimpun information jumlah perusahaan yang akan mengikuti program vaksinasi Covid-19 secara mandiri untuk karyawan dan keluarga karyawannya. Atas dasar itu, rencana pengadaan vaksin oleh pihak swasta melalu program vaksin mandiri ini berpotensi mengacaukan pengaturan mengenai prioritas penerima vaksin.

Cara Vaksin Covid Mandiri

Selain Sinovac, Novavax, Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, pemerintah lewat Bio Farma juga memesan vaksin Johnson & Johnson. Saat ini, Bio Farma sedang mempersiapkan produksi vaksin Merah-Putih yang 100% dibuat di dalam negeri. Adalah tugas pemerintah untiuk memastikan bahwa vaksin ini yang disuntikkan adalah vaksin asli,” jelas Menkes. Setelah itu, dua minggu berikutnya penerima vaksin akan menerima suntikan kedua dengan proses yang sama. Nantinya pemerintah akan melakukan semacam survei atau pemantauan di tempat penyuntikan. Soleh mengatakan, penerima vaksin dalam kondisi baik, akan diterbitkan sertifikat yang akan disebar ke berbagai instansi, misalnya ke kereta api.

Seluruh program vaksin adalah di bawah kewenangan Kementerian Kesehatan dan sampai saat press release ini diterbitkan belum ada peraturan resmi berkaitan dengan program vaksin mandiri. Atas kesalahpahaman dan ketidaknyamanan yang timbul, kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Sesuai dengan Peraturan Presiden berkaitan dengan pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan Pandemi Covid-19, IHC dan Grup RS di bawahnya tidak memiliki wewenang dalam pengadaan vaksin. Apabila saat skrining kesehatan kamu memiliki tekanan darah di atas atau sama dengan 140/90 artinya vaksinasi tidak dapat diberikan.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan lewat vaksinasi Gotong Royong demi mempercepat program vaksinasi dan terbentuknya kekebalan kelompok. KOMPAS.com – Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi menerbitkan aturan terkait vaksinasi Covid-19 jalur mandiri. Untuk vaksinasi gotong royong, jenis vaksin yang digunakan harus mendapat persetujuan pengguna pada masa darurat atau penerbitan nomor izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan .

Tujuan pemberian imunisasi adalah untuk mencegah penyakit tertentu atau menghindari risiko munculnya gejala yang berat saat terserang suatu penyakit. Setelah itu tiket QR code akan dibagikan Bersama dengan video bagaimana cara kerja vaksin. Langkah selanjutnya akan dilakukan konfirmasi mengenai kondisi Kesehatan untuk memastikan bahwa peserta akan dapat menerima vaksin. Pemerintah berencana memvaksinasi 181,5 juta penduduk untuk mewujudkan kekebalan komunal terhadap COVID-19. “Tetapi sekali lagi, harus kita kelola isu ini dengan baik, mungkin bisa diberikan asal merek vaksinnya berbeda, untuk tempat vaksin juga berbeda bisa dilakukan,” katanya. “Di sana akan ada validasi QR Code, lalu pasien disuntik, dan ada survei pantauan 30 menit di tempat penyuntikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *