Mengatur Keuangan Dan Berinvestasi Untuk Mendapatkan Keberkahan Dunia Akhirat

Kedua saya berdiri di sini akan menyampaikan pidato singkat. Bapak/Ibu guru sekalian serta murid-murid yang saya cintai, di sini saya akan menyampaikan tentang kedisiplinan siswa di sekolah. Saya sering menemukan banyak murid yang masih sering melanggar aturan yang dibuat untuk menjaga kedisplinan selama berada di lingkungan sekolah.

naluri yang menjadikannya gemar memperoleh manfaat dan menghindari mudharat. Beribadah dan melaksanakan tugas sebagai khalifah adalah tujuan penciptaan manusia, sedangkan ibadah tidak dapat terlaksana dengan baik bila kebutuhan manusia tidak tercukupi. Oleh sebab itu, pemenuhan kebutuhan duniawi merupakan sebuah kewajiban.

Padahal, Allah tidak butuh disembah dengan indahnya masjid ataupun ibadah haji yang berulang-ulang. Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Seorang Muslim lebih diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain, bukan hanya mencari manfaat dari orang atau memanfaatkan orang lain. Ini adalah bagian dari implementasi konsep Islam yang penuh cinta, yaitu memberi.

Cara agar kaya dunia akhirat

Setiap yang kita lakukan harus memprioritaskan Allah, hal ini dapat diwujudkan dengan mengeluarkan zakat, infak, sedekah dan memberi makan anak yatim. Tak hanya itu, kita juga harus memerhatikan kebutuhan yang penting . Sehingga keuangan kita dapat terjaga dengan baik dan dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan hidup. Dan terakhir ialah bersikap pertengahan, artinya kita dapat mengeluarkan atau membelanjakan hal yang lain namun, harus memperhatikan keuangan dan tidak boros. Dalam sepanjang sejarah peperangan Islam, beliau tercatat sebagai orang yang pertama kali kena tusuk anak panah dan beliau pula yang pertama kali dalam sejarah Islam melesatkan panah dari busurnya ke arah musuh.

Tak hanya bertentangan dengan keteladanan suri tauladan kita, Rasulullah Saw. Selain mendatangkan dosa, buruk sangka juga mengganggu kesehatan psychological dan jiwa. Karena setiap kali seseorang berburuk sangka terhadap orang lain, maka selama itu pula dirinya akan dipenuhi dengan pikiran- pikiran negative, kesehariannya tidak tenang, gundah gulana dan gelisah disebabkan prasangkanya sendiri .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *