Vaksinasi Lansia, Begini Pengaturannya

Amerika Serikat juga ngebut memerangi pandemi Covid-19, setelah terganjal beberapa bulan oleh politik Trump. Artinya hingga saat ini sudah lebih dari seventy six juta dari total 331 juta populasi AS mendapat minimal satu dosis vaksin buatan BioNTech-Pfizer atau Moderna. Keputusan BPOM terkait vaksin Sinovac untuk kelompok lanjut usia di atas 60 tahun disambut gembira oleh para tenaga kesehatan aktif dalam kelompok ini. Seluruh peserta vaksinasi SDM Kesehatan yang sebelumnya tertunda akan diberikan informasi agar datang ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa ulang dan divaksinasi.

Sebanyak 70 persen populasi harus miliki imunitas untuk mencapai herd immunity. “Jadi, efek samping vaksin cukup ringan dibandingkan yang masuk rumah sakit atau sampai meninggal dunia karena tidak divaksin. Ini yang perlu diperhatikan,” ujarnya. Ia menambahkan, vaksin Sinovac telah dipakai sejak Januari dan hasilnya cukup memuaskan dalam keamanan. Kemudian, dia mengakui, AstraZeneca memang memiliki efek samping lokal sedikit bengkak, merah, nyeri, kemudian reaksi sistemik sedikit demam, nyeri otot atau lemas tidak bergairah, kemudian ada yang mual, namun gejalanya bersifat ringan. Artinya, dia melanjutkan, mereka yang mengalami efem samping usai disuntik vaksin jenis AstraZaneca akan sembuh dalam satu atau dua hari.

Hal ini akan berpengaruh dengan rekomendasi dari Badan POM terkait penggunaannya. Beberapa hal yang ditinjau kembali adalah kriteria-kriteria penerima vaksin yang tadinya dikeluarkan yang ditujukan untuk penggunaan vaksin produksi dari Sinovac maupun Bio Farma. Epidemiolog UGM, dr Riris Andono Ahmad mengatakan, kekebalan komunitas atau herd immunity terhadap Covid-19 tergantung dari kecepatan distribusi vaksin.

Pada kelompok lansia, Secara teknis pelaksanaan vaksinasi bagi nakes lansia tidak ada yang berbeda. Dosis vaksin yang akan disuntikkan tetap sama, yakni dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. vaksinasi bagi tenaga kesehatan lansia merupakan upaya pemerintah untuk dapat melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan kita tanpa terkecuali.

Vaksin bagi lansia

“Artinya, kalau saya divaksin hari ini, saya termasuk dalam kategori lansia,” ucapnya. “Saat ini yang menjadi prioritas pelayan publik yang termasuk lansia atau 50 tahun ke atas.” Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengecek vaksinasi di RSUD Salatiga, Rabu (17/three/2021). Pada Juli 2021 vaksin akan dikirim ke daerah-daerah dengan jumlah cukup banyak yang diprioritaskan untuk lansia 50 tahun ke atas. Namun, jika selama waktu observasi tidak ada keluhan maka mereka diizinkan pulang.

Sejak Rabu 17 Februari, pemerintah mulai melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang menyasar petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia. Pada tahap kedua ini, ada 17,4 juta petugas layanan publik dan 21,5 juta penduduk lanjut usia yang akan divaksin. Di sejumlah negara yang sudah menggelar penyuntikan vaksin virus corona secara masif, kelompok lanjut usia selalu menjadi prioritas pertama dalam program vaksinasi. Beberapa negara memberikan kemudahan proses dalam vaksinasi untuk lansia, misalnya bisa memilih lokasi.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran warga lansia ini dilakukan secara bertahap, karena lansia menjadi prioritas juga setelah petugas kesehatan dan pelayanan publik berjalan lancar. Dalam kesempatannya, Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan dimulainya vaksinasi untuk lansia di Kabupaten Sragen sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan RI, yakni Lansia menjadi prioritas kedua setelah tenaga kesehatan . Iris menekankan, vaksin yang disediakan pemerintah telah melewati serangkaian uji klinis yang ketat dan aman untuk kelompok usia 60 tahun ke atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *